NEWS

Partai Liga Primer Inggris 2019/20 pekan ke-34 antara Aston Villa dan Manchester United  Jumat (10/7) dini hari pukul 02:15 WIB.

United tengah dalam performa luar biasa dan mereka menargetkan kemenangan demi merangsek ke zona Liga Champions.

Laju kencang Manchester United pasca-restart kompetisi diharapkan bisa terus berlanjut saat mereka melawat ke Birmingham untuk menghadapi Aston Villa.

United arahan Ole Gunnar Solskjaer tak terkalahkan di lima pertandingan sejak sepakbola di Inggris kembali dijalankan setelah rehat akibat pandemi virus corona. Mereka tampil tajam dengan mengemas 14 gol dan hanya kebobolan empat kali selama laju tersebut.

Adapun untuk pertandingan nanti, tim Setan Merah boleh percaya diri lantaran statistik lebih memihak mereka. Menurut Opta, United sanggup mencatatkan 30 kemenangan dan 11 hasil imbang dari 42 pertemuannya melawan Villa dalam sejarah Liga Primer, dengan satu-satunya kekalahan terjadi di Old Trafford pada Desember 2009.

Manchester United menargetkan tiga poin untuk pertandingan ini demi memperbesar kesempatan mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini, tim asal Old Trafford itu terpaut empat angka dari Leicester City yang menempati peringkat empat, dan kemenangan akan memperpendek jarak tersebut menjadi hanya satu poin saja.

United dalam performa bagus sejak restart kompetisi dan akan sekali lagi bertumpu pada ketajaman trio penyerang muda yakni Mason Greenwood di kanan, Anthony Martial di tengah dan Marcus Rashford di kiri. Ketiganya merupakan trio yang lebih tajam dari barisan depan Liverpool dan tentu akan menakutkan buat lawan.

Ketajaman lini depan Setan Merah menjadi hal yang disambut gembira oleh Nemanja Matic. Kepada laman resmi klub, ia mengatakan: “Ya, ini menyenangkan. Kami mencetak banyak gol, tentunya, dan itu bagus, namun ini selalu penting untuk mempertahankan bola tetap di depan,” kata gelandang Serbia itu, yang baru saja meneken kontrak baru hingga Juni 2023.

“Ini lebih mudah bagi kami di belakang untuk bertahan [jika bolanya tetap di depan] dan mengontrol pertandingan ketika kami kehilangan bola. Saya senang bahwa mereka [Rashford, Martial dan Greenwood] bermain dengan lebih banyak kepercayaan diri, sering kali kami memiliki bola, jadi saya senang untuk striker kami yang menguasai bola, mengontrol pertandingan dan mencetak banyak gol."

Sementara itu, kewaspadaan tinggi diusung bintang Villa John McGinn. Ia patut merasa demikian lantaran tim arahan Dean Smith itu kalah tujuh kali dari sembilan pertandingan terakhirnya di liga tanpa sekalipun meraih kemenangan, dengan kekalahan terakhir dialami kala bertandang ke markas Liverpool pada akhir pekan lalu.

“Sungguh sangat disayangkan,” aku McGinn.

“Ketika Anda datang ke sini [Anfield], Anda memang takkan mendominasi bola - Anda akan dipaksa bertahan, melakukan tekanan dan mencoba membuat peluang lewat serangan balik.

“Kami melakukan itu, namun sayangnya kami tidak bisa memaksimalkan peluang dan kami dihukum di akhir pertandingan.

“Rasanya mengecewakan, namun kami bisa mengambil sisi positifnya.”

Mengetahui Setan Merah adalah lawan berikutnya, McGinn melanjutkan: “Itu tidak lantas menjadi lebih mudah, namun kami bermain di kandang dan pertandingannya akan semakin besar.

“Ini terserah kami untuk bermain maksimal dan menampilkan performa serupa [seperti melawan Liverpool], namun yang utama adalah meraih tiga poin.

“Jika kami menunjukkan karakter, tekad dan semangat di lima pertandingan terakhir, kemudian saya yakin kita akan baik-baik saja.”

Untuk partai ini, United kemungkinan belum akan memiliki bek Victor Lindelof yang masih dibekap cedera, sementara Phil Jones dan Axel Tuanzebe dipastikan tidak tersedia karena masalah kebugaran.

Dari kubu tuan rumah, Villa merugi karena kehilangan Tom Heaton, Wesley, Bjorn Engels dan Matt Target, yang semuanya cedera.